Yang merasa terbantu dengan blog ini, atau ada saran/kritik, atau cuma mau komen, mohon komen ya...

Senin, 11 Juni 2012

Rekayasa Instrumentasi: Control Valve

Control valve adalah instrumen yang digunakan untuk memanipulasi suatu aliran dengan cara mengatur buka-tutup katup. Control valve adalah katup (valve) yang berfungsi untuk memanipulasi variabel proses atas perintah sinyal kontrol (analog dengan prosentase bukaan valve).
Ada beberapa bentuk pergerakan bukaan/tutupan valve:
- pneumatic air    - solenoid    - self actuated
- hydraulic          - motorize

Komponen-komponen control valve jika ditinjau sebagai sebuah sistem, terdiri dari:
- Regulator Pneumatic Air
  Berfungi untuk mengatur suplay “Pneumatic Air” ke I/P agar mencapai 15 psi.
- I/P converter
  Berfungi untuk mengubah sinyal listrik (4 mA – 20 mA) dari kontroler menjadi sinyal pneumatik (3 psi – 15 psi).
- Actuator
   Berfungsi untuk menggerakkan stem valve (batang penutup katup) sesuai dengan sinyal pneumatik yang berasal dari I/P.
- Positioner
  Berfungsi untuk memposisikan prosentase bukaan valve sesuai dengan karakteristik control valve.

                                
                                                    Gambar Diagram Blok Sistem Control Valve

Karakteristik valve adalah suatu fungsi bukaan valve yang direpresentasikan oleh prosentase aliran yang keluar dari control valve terhadap prosentase bukaan control valve. Karakteristik valve ditunjukkan oleh kurva berikut:

                                          
                                                 Gambar Kurva Karakteristik Control Valve

Menurut kurva diatas, maka karakteristik control valve ada 3, yaitu:
1. Quick opening
2. Linear
3. Equal procentage

Pemilihan salah satu karakteristik control valve tergantung pada dinamika proses (plant), dalam hal ini adalah pertimbangan kecepatan perubahan variabel proses yang diakibatkan oleh perubahan variabel manipulasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar