Yang merasa terbantu dengan blog ini, atau ada saran/kritik, atau cuma mau komen, mohon komen ya...

Minggu, 08 Januari 2012

Rekayasa Energi: Sistem HVAC


Sistem HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning)


Gambar Sistem HVAC Secara Umum

Cara Kerja: Udara yang sudah didinginkan dan difilter dari pengotor masuk ke dalam tiap ruangan melalui saluran-saluran pipa (ducting). Setelah udara masuk tiap ruangan maka selain akan mendinginkan ruangan juga akan membawa pengotor yang dihasilkan dalam ruangan keluar dari ruangan. Karena udara tersebut masih dingin maka sebagian dari udara tersebut dikembalikan ke sistem HVAC untuk kemudian disirkulasikan kembali.


Komponen-Komponen HVAC

Outdoor section: bagian hvac yang berfungsi sebagai penukar udara yang terdapat pada bagian luar gedung

Indoor section: bagian hvac sebagai pemroses udara di bagian dalam gedung

Heat pump: bagian yang berfungsi memindahkan panas dari tempat yang memiliki temperatur yang rendah menuju temperatur yang tinggi

Blower: kipas sentrifugal bersaluran yang berfungsi untuk mengalirkan udara

Filter: bahan berserat yang berfungsi untuk menyaring partikel solid seperti debu, serbuk bunga, bakteri dari udara

Indoor coil: alat yang berfungsi untuk melakukan transfer panas ke udara dimana pemanasan atau pendinginan dilakukan secara elektrik atau cairan atau uap yang beredar di dalamnya.

Plenum: ruang tertutup untuk aliran udara

Damper: Gerbang dalam saluran untuk mengontrol aliran udara dengan meningkatkan gesekan pada saluran

Humidifier: alat yang berfungsi untuk meningkatkan kelembaban dalam ruangan tunggal atau di seluruh rumah. 

Thermostat: alat untuk mengatur suhu sistem tersebut sehingga suhu sistem dipertahankan dekat suhu setpoint yang diinginkan, sebagai unit kontrol untuk pemanasan atau pendinginan dan sistem atau bagian komponen pemanas atau air conditioner.

Supplemental electric heater: penambah panas elektrik

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar